You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Sudin PE Akan Uji Coba Radio Panggil Dengan Kapal Barunya
photo Suparni - Beritajakarta.id

Sudin Perindustrian akan Ujicoba Radio Panggil Kapal Baru

Bersamaan dengan pengoperasian pertama kali kapal tradisional buatan masyarakat Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, pada Sabtu (10/10) lusa, juga akan dilakukan ujicoba penggunaan radio panggil kapal tersebut.

Jarak frekuensi radio panggil sampai Papua. Jadi tinggal pencet SOS saja, polisi tahu koordinat kita

Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Kepulauan Seribu, Melinda Sagala mengatakan, radio panggil merupakan salah satu alat penunjang keselamatan kapal.

"Pengoperasian kapal sekaligus ujicoba penggunaan radio panggil bersamaan dengan peresmian RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) Pulau Untung Jawa pada Sabtu (10/10) lusa," kata Melinda, Kamis (8/10).

Warga Pulau Seribu Dilatih Bikin Kapal Rakyat

Melinda menuturkan, ujicoba radio panggil tersebut akan dilakukan di hadapan sekitar 50 nelayan Pulau Untung Jawa, agar mereka dapat memahami betapa pentingnya radio panggil bagi keselamatan dalam pelayaran.

"Jarak frekuensi radio panggil sampai Papua. Jadi tinggal pencet SOS saja, polisi tahu koordinat kita," ujar Melinda.

Melinda menambahkan, pihaknya segera berkoordinasi dengan Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan (Kominfomas) Kepulauan Seribu untuk membantu mensosialisasikan terkait pentingnya penggunaan radio panggil.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1177 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1153 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye931 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati